Kuliah Umum Peranan Akuntansi Dalam Perpajakan Menghadapi Era MEA

Jumat, 24 Februari 2017. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Harapan Medan menyelenggarakan “Kuliah Umum Peranan Akuntansi Dalam Perpajakan Guna Menghadapi MEA”. Acara ini berlangsung di Aula Kampus Harapan Jalan Imam Bonjol Medan, dan menghadirkan Narasumber Drs. Basri Musri S, Ak., CA., MM, yang merupakan Dosen dan Praktisi Pajak.

Tujuan dari kuliah umum ini untuk memperkenalkan pentingnya seorang akuntan memahami perpajakan di Indonesia.

Dalam seminar ini Basri menyatakan pasar bebas Asean akan membuka pasar bagi jasa akuntan. Bagaimana kesiapan profesi akuntan dalam menghadapi pasar global tenaga kerja. Lulusan akuntansi tidak hanya diharapkan siap untuk bekerja di Indonesia namun juga harus siap bekerja di Luar Negeri. Dalam pasar nasional, lulusan akuntansi akan menghadapi pasar tenaga kerja dengan masuknya akuntan dari negara-negara ASEAN. Sementara untuk masuk ke pasar ASEAN lulusan harus memiliki sertifikasi global bukan sekedar ijazah dari program studi. Keberadaan sertifikasi nasional dan internasional merupakan bentuk pengakuan global atas kompetensi seseorang. Chartered of Accountant (CA) merupakan sertifikasi nasional yang diharapkan dapat memenuhi kualifikasi internasional sehingga dapat menjadi modal akuntan mampu bersaing dalam pasar tenaga kerja global.

Profesi akuntan merupakan salah satu profesi yang sangat terpengaruh dengan adanya MEA. Akuntan publik atau auditor memiliki persaingan dengan auditor pada kantor akuntan yg beraviliasi di luar negeri. Namun dalam hal ini para akuntan yg ada indonesia hendaknya lebih fokus pada peraturan pajak yg ada di Indonesia, sehingga mampu bersaing dengan gencar.

Dengan diadakannya kuliah umum ini dapat memotivasi mahasiswa lebih giat lagi untuk mempelajari dan meningkatkan pemahaman tentang perpajakan.(si)