Pelatihan Kemasan Makanan dan Minuman Untuk Ekspor

Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Republik Indonesia bekerjasama dengan Pusat Inkubator Bisnis Cikal Universitas Sumatera Utara menyelenggarakan pelatihan tentang Kemasan Makanan dan Minuman Untuk Ekspor, acara ini berlangsung 12-14 April 2016, bertempat di Hotel Grand Antares Medan.

STIE Harapan mengirimkan dua utusannya, mahasiswa Arief Chandra Pratama dan Delita Febri Irawan beserta dosen pendamping Ade Indah Sari SE, M.Si. Sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Ariana Susanti, Thomas Ghozali dan Hendriana. Tujuan dari pelatihan ini untuk memberikan wawasan kepada calon wirausahawan muda tentang kemasan produk yang memenuhi standar ekspor. Serta memudahkan mereka untuk menjalankan bisnisnya agar lebih profesional sehingga dapat memasuki pasar nasional dan internasional.

Ariana mengatakan bahwa produk makanan dan minuman harus dikemas dalam bentuk yang semenarik mungkin dengan memperhatikan standar serta persyaratan kemasan sesuai ketentuan yang berlaku. Thomas juga mengajak peserta agar mengenal Barcoding dan Labelling. Informasi yang disajikan di dalam barcode atau kode batang ini menunjukkan bagaimana jenis barang serta harga barang itu sendiri. Dijelaskan pula bahwa produk kemasan perlu diberi label yang menarik dan informatif.  Informasi yang lengkap tentang produk yang dipasarkan harus tertera dengan jelas pada label kemasan. Design kemasan juga sangat mempengaruhi penampilan produk sehingga menarik konsumen. Kemasan juga sangat penting dalam menjaga keawetan dan higienitas produk dalam jangka waktu tertentu. Diharapkan dengan adanya pelatihan semacam ini dapat meningkatkan peluang ekspor produk kemasan makanan dan minuman ke luar negeri.